Minggu, 28 Juni 2020

Membangun Branding Lewat Blog dan Media Sosial

Namin AB Ibnu Solihin adalah founder motivator pendidikan.com, motivator dan Trainer pendidikan, pembicara seminar parenting, konsultan Branding sekolah, Dosen, Blogger Pendidikan, penggiat Pendidikan dan ayah dari 3 putri dan 1 putra yang hidup tanpa gedget dan televisi.
lebih dari 15 tahun telah berkarier dalam dunia training, baik social maupun professional. Sejak Tahun 2015 telah berbagi inspirasi di lebih dari 250 lembaa pendidikan, NGO, komunitas dan perusahaan diberbagai kota dan pelosok Indonesia. Namin AB Ibnu Solihin, memulai karir dalam dunia pendidikan sebaai office boy alias tukang sapu laboratorium komputer di sekolah SMK juga office boy di sekolah dasar disatu lokasi yang sama. Pada saat yang sama Beliau masih berstatus sebaai pelajar sekaligus sebagai seorang ketua OSIS, hal ini dilakukannya untuk melatih mental kemandiriannya agar tidak tergantung pada orang tua dan orang lain.

Memulai hidup mandiri sejak dirinya usia kelas 6 SD sudah berjualan es Mambo, jadi tukang bongkar muat bata merah pada saat sekolah MTS, menjadi penjaga kedai buku dan fotokopi pada saat awal-awal kuliah, menjadi penyiar radio, jurnalis tabloid, bahkan sempat mendirikan sebuah EO bernama Semangat Promosindo.

Passionnya dalam dunia mengajar dimulai saat masih sekolah di Madrasah Diniyah dan MTS pada saat itu  Namin sudah mengajar di TPA. Namin juga terampil dalam bidang public speaking, leadership, dan manajemen organisasi sudah dimulai sejak dirinya aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, dimulai dari organisasi remaja, pelajar, Mahasiswa, organisasi kemasyarakatan dan agama serta organisasi guru. 

Ditahun 2012 Namin mulai melakukan  branding bagi dirinya sendiri. Ilmu branding dipelajarinya secara otodidak sejak tahun 2007. Selama perjalanan menjdi guru dan kepala sekolah beliau banyak membuat ide dan gagasan untuk mengembangkan sebuah sekolah seperti mendesign logo, membuat kegiatan sekolah yang menarik, dan mendesign kurikulum. 

Membranding diri tidaklah mudah, itulah kenyataan yang dialami oleh Namin. Tercatat tahun 2012-2015, Namin melakukan beberapa kali branding untuk dirinya namun hasilnya tidaklah memuaskan.Hingga akhirnya ditahun 2014, Namin mulai menjadi Trainer dan motivator pendidikan secara profesional dengan branding motivator pendidikan kreatif dan membuat blog: motivatorkreatif.wordpress.com.

Pada tahun 2015, Namin melauncing program Training, seminar dan workshop di website www.motivatorpendidikan.com, sejak saat itulah Namin AB Ibnu Solihin dikenal sebaai founder motivator pendidikan. Pengalamannya memberikan training selama kurang lebih 15 tahun, Namin kini dikenal sebagai motivator dan trainer pendidikan. Beberapa buku juga pernah diterbitkannya diantaranya "Saya Mau Jadi Guru Go Blog", "Mendidik dengan Cinta dan Keteladanan", "Cinta Sang Guru", dan buku antalogi yang digagasnya bersama guru dan mahasiswa diantaranya "Guru Kreatif di Zaman Digital, "Bukan Guru Biasa", "Pelangi Cinta dan Cita, "Inspirasi untuk Membangun  Masa Depan".

Dari pengalaman Branding Naim, dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mendengar kata brand. Secara instan, sebagian besar dari kita mungkin mengasosiasi itu dengan merek sebuah produk dan erat kaitannya dengan logo perusahaan. Jadi Branding didefinisikan sebagai suatu kegiatan untuk membuat nama, simbol, ataupun identitas untuk membedakan satu produk/jasa dengan produk/jasa yang lainnya. Tujuan kita branding tulisan adalah karya yang kita buat bisa dinikmati oleh banyak orang. Jika orang sudah merasakan manfaatnya, orang akan menghubungi kita, baik jadi pembicara atau penulis atau dijadikan ahli konsultan. 

"Teruslah bersemangat untuk memantaskan diri menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan, dan meneladani!"

Minggu, 21 Juni 2020

Ragam Tulisan Nonfiksi Ala Siska Distiana

Mengapa kita harus menulis?
Rosulullah pernah bersabda"Qoyyidul 'ilma bil-kitabi" artinya ikatlah ilmu dengan tulisan. Kegiatan belajar menulis kali ini akan dibawakan oleh Ibu Siska Distiana. Lahir di Klaten, 12 Desember 1985. Ibu dari dua putri. Nomor HP: 081329724184. Alamat email: siskanulis@gmail.com. Dan IG @siskadistiana.
Ibu Siska akan membahas tentang Ragam Tulisan Nonfiksi.

Apa sih Nonfiksi itu?
  • Menurut KBBI: Nonfiksi itu adalah yang tidak bersifat fiksi tapi berdasarkan fakta dan kenyataan.
  • Dalam konteks karya atau tulisan, nonfiksi berarti karya informatif dimana penulis bertanggung jawab penuh atas kebenaran dan akurasi informasi yang disajikannya.
Apa saja sih ragam tulisan nonfiksi itu?

  • Berita
  • Essai
  • Catatan perjalanan
  • Artikel Informatif
  • Karya Best Practice
Teknik penulisan Berita ada dua cara yaitu
  1. Hard News yaitu beritanya to the point, tidak bertele-tele, lugas, dan singkat.
  2. Feature yaitu sebuah artikel kreatif, informatif, dan menghibur.
Essai adalah karangan prosa yang membahas masalah sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Sering disebut juga sebagai opini.

Catatan sebuah perjalanan adalah sebuah tulisan tentang proses sebuah perjalanan atau ulasan tentang apa yang ditemui dalam perjalanan tersebut. Bisa dibaca di blog Ibu siska: https://wiediesta.wordpress.com/2019/12/07/arogato-tokyo/, atau di https://hipwee.com/travel/mengintip-sejarah-budaya-batak-di-t-b-silalahi-center-balige--tobasa/.

Artikel Informatif adalah tulisan yang berisi informasi tentang sesuatu hal. Tujuannya adalah untuk menambah pengetahuan pembaca, isinya murni informasi, dan dalam bahasa populer sering pula disebut dengan "artikel feature".

Karya Best Practice adalah tulisan tentang pengalaman terbaik dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Biasanya dibuat oleh para pendidik atau mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan. Selain sebagai lesson study, produk tulisan best practice juga bisa menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian." -Pramoedya ananta Toer-


Membuat Resume yang Keren dan Menarik

Display Literasi hari ini adalah membuat resume kegiatan menulis. Berikut profil narasumber dalam kegiatan menulis bersama om Jay gelombang 9,Rabu, 17 Juni 2020:
Nama: Theresia Sri Rahayu, S. Pd. SD
Tempat/ TGL. Lahir: Kuningan, 13 September 1984
Instansi: SDN Waihibur Kab. Sumba Tengah NTT

Prestasi dan Penghargaan Ibu Tere
  1. Juara 1 Guru Berprestasi tingkat kecamatan Padalarang-Kab. Bandung Barat(2014)
  2. Juara 2 Lomba Guru Berprestasi tingkat Kab. Bandung Barat(2014)
  3. Juara 3 Lomba Guru MIPA tingkat Kec. Padalarang(2014)
  4. Juara 1 Olimpiade Guru Nasional tingkat Provinsi NTT(2018)
  5. Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional Tingkat Nasional(2018)
  6. Finalis Lomba Alat Peraga matematika Sederhana Tingkat Nasional(2018)
  7. Peserta Short Course ke luar negeri dalam Program 1000 Guru ke Luar Negeri(2019)
  8. 40 Besar penerima dana hibah penelitian pada program  Teaching Challenge(2019)
  9. Finalis Course on Developing lesson Study for Primary Mathematics Teacher Tingkat Internasional(2019)
  10. Guru Inti Terbaik dalam Pembekalan Guru Inti Program PKP tingkat Provinsi  NTT(2019)
  11. Peserta terbaik dalam Bimtek UKS Regional Bali
  12. Sahabat Rumah Belajar Provinsi NTT(2019)
  13. Finalis Lomba Mathematics Teaching Learning Model(MTLM) tingkat Internasional(2019)
  14. Kader Inti Gerakan Ajarmat/ Ayo Belajar Matematika(2019)
  15. Resume terbaik dari KSGN dan Pelatihan Belajar Menulis Bersama Om Jay(2020)
  16. Blogger Inspiratif dari ikatan Guru TIK PGRI dengan Penerbit Andi Yogyakarta pada bulan(2020)
  17. 35 selected participants of Advance Online Course SEAMEO Qitep in Mathematics(2020)
Mendapatkan penghargaan yang banyak tidak membuat Ibu Tere atau biasa dipanggil Cikgu Tere merasa cepat puas dan berhenti terus belajar. Buktinya Cikgu Tere masih mengikuti kegiatan Belajar Menulis bersama Om Jay.

Tips Membuat Resume yang keren dan menarik ala Cikgu Tere:
  • Menulis resume sesegera mungkin, selagi topik itu hangat. Tujuannya agar tidak semakin banyak uraian yang terlewat.
  • Menulis resume sesuai dengan gaya menulis kita sendiri. Just be your self.
  • Tangkap point penting materi dari narasumber, modifikasi dengan kalimat sendiri
  • Gunakan pengantar yang menarik sebelum masuk di isi resume
  • Gunakan heading dan sub heading agar resume terkesan lebih rapi tatanannya. Selain itu, penggunaan heading dan sub heading akan membantu pembaca memahami struktur tulisan.
  • Tulislah resume dengan sepenuh hati. Bukan karena sekedar ingin mengerjakan tugas dari Om Jay. Ketika kita sudah menulis resume dengan sepenuh hati, maka pasti kita akan melakukan effort yang lebih dari orang lain/ blogger yang lain.
  • Cari informasi terkait narasumber yang akan kita tulis materinya melalui resume. Semakin kita lengkap dalam memberikan gambaran narasumber, maka point kita akan menjadi lebih baik daripada peresume yang lain. Caranya stalking akun medsos narasumber(FB,IG,dll)
  • Gunakan aplikasi atau alat-alat lain yang mendukung kita dalam menulis resume, misalnya jika ada narasumber yang memberikan materi melalui youtube, maka putar videonya di hp, sambil ketik resumenya.
  • lakukan blog walking untuk mencari informasi yang mungkin terlewat serta mencari inspirasi menulis
"Bagaimana sih caranya menentukan judul tulisan yang menarik minat pembaca?" Tanya dari salah satu peserta menulis ke Cikgu Tere.
Beliau Menjawab:"Judul yang menarik tentunya yang mengundang penasaran pembaca, namun perlu hati-hati karena terkadang kita menemukan ada judul yang tidak sesuai dengan isinya, sehingga pembaca akan kecewa". Dan ada artikel yang pernah ditulis cikgu Tere di blognya tekait penulisan judul (https://www.cikgutere.com/2020/03/lima-judul-tulisan-yang menarik-minat.html?m=1).

Kesimpulan: 
Dalam membuat resume sudah tentu banyak sekali manfaat yang kita dapat. Menambah pengetahuan tentang literasi, mengikat sari-sari ilmu, dan menajamkan pola berpikir kita. Jika kita mengaktifkan diri menulis resume dengan baik dan sepenuh hati, niscaya banyak keajaiban akan terjadi. Maka, buktikan sendiri.



Rabu, 17 Juni 2020

Ngeblog di Blogger.com

Display Literasi hari ini adalah Ngeblog di blogger.com. Ini menjadi judul resume dalam kegiatan menulis gelombang 9 yang saya ikuti. Walaupun kali ini saya agak telat dalam menyelesaikan tugas resume ini. Tapi saya harus belajar bertanggung jawab dan harus mengejar ketertinggalan. Lebih baik mengerjakan daripada tidak sama sekali. Berikut profil Narasumber belajar menulis kali ini:
Nama: Raimandus Brian Prasetyawan, S. Pd.
Tempat Tgl Lahir: Jakarta, 30 Juni 1992
Pendidikan: S1 PGSD
Pekerjaan: Guru SD
Tempat Tinggal: Bekasi
Aktivitas Lain: ngeblog sejak 2009, menulis buku, puluhan artikel dimuat media cetak

Pak Brian sudah memulai menulis di blog miliknya sejak tahun 2009. Beliau menceritakan awal mulanya mengenal blog. Karena merasa belum punya passion menulis waktu itu, beliau menulis ulang artikel-artikel unik yang terdapat pada koran/ tabloid. Jadi jelasnya, beliau membuat blog karena diajak oleh temannya. Maka pertanyaan selanjutnya adalah "mengapa tetap mau ngeblog sampai sekarang? kata kuncinya adalah Motivasi, "Tutur Pak Brian.
Motivasi ada dua yaitu dari hasil ngeblog dan target ngeblog. sekarang ini banyak blogger yang terjebak pada motivasi yang berorientasi pada hasil, khususnya penghasilan dari iklan. Ini motivasi yang sebaiknya dihindari, karena jika tak kunjung dapat penghasilan, kita akan mudah meninggalkan blog. Memasang iklan boleh saja tapi jangan terlalu banyak berharap. Blog digunakan sebagai media tempat kita menulis saja.

Ide Tulisan
Kurangnya ide tulisan kerap menjadi penghambat aktivitas menulis kita, terkadang kita sudah berada di depan laptop dan siap menulis, tapi masih bingung mau menulis apa. Menurut Brian, tak perlu menunggu ide/kejadian hebat untuk bisa menulis.Beliau memiliki prinsip, hal biasa yang kita lakukan/ alami bisa jadi dianggap luar biasa bagi orang lain.Maka hal uang paling mudah kita tulis adalah pengalaman/ aktivitas sehari-hari di rumah atau di tempat kerja. Apalagi kita guru, tentu punya banyak cerita.

Blogger vs Wordpress
Antara Blogger atau wordpress tergantung selera masing-masing. Lebih spesifik lagi, tergantung blog mana yang pertama kali ia kenal. Jika pertama kali blog yang dikenal adalah wordpress, maka akan mempelajari wordpress sampai terbiasa dan nyaman, sehingga menganggap wordpress lebih bagus. Maka menurut Brian, tidak ada jawaban objektif untuk menjawab pertanyaan itu.

Teknis Penggunaan Blogger
Hal terbaru dari blogspot adalah blogger.com perlahan-lahan menuju perubahan tampilan baru. Saat ini, jika baru membuat blog, maka secara otomatis kita disajikan penampilan baru blogger.com. Namun ini masih tahap uji coba. Kita masih dapat mengembalikan ke tampilan lama blogger. Namun suatu saat pasti tampilan baru akan menjadi permanen. Maka sedikit demi sedikit mulai membiasakan diri dengan tampilan baru Blogger.com

Brian juga menulis buku tentang blog, dengan judul bukunya "Blog Untuk Guru Era 4.0". Apa saja isi buku itu? silahkan lihat daftar isinya di blog Pak Brian di "http://www.praszetyawan.com/2020/03/daftar-isi-lengkap-buku-blog-untuk-guru.html". Saat ini Pak Brian memiliki dua buku solo. Pertama, buku blog untuk guru. Kedua, Buku aksi literasi guru masa kini baru terbit bulan lalu. Buku kedua ini berisi kumpulan artikel yang berasal dari blog praszetyawan.com dan blog gurusiana. Dalam waktu dekat buku solo ketiga Pak Brian akan terbit. Berjudul "Menerjang Tantangan Menulis Setiap Hari" berisi tentang best practice, aktivitas di sekolah, dan opini pendidikan. Selain 3 buku solo, Beliau juga membuat 1 buku antologi cerita mini bersama siswa sekelas dengan tema hobi.

Tips Membukukan tulisan dari blog ala Pak Brian
Membukukan tulisan blog akan lebih mudah jika blog memiliki niche. Niche adalah istilah yang merujuk  pada tema khusus yang digunakan pada seluruh postingan blog. Contoh niche blog yaitu pendidikan, kesehatan, buku, otomotif, fashion, kuliner, traveling, dan lain sebagainya. Pak Brian sendiri memiliki blog dengan niche tutorial blogger, blog buku, dan blog pembelajaran.
Buku memerlukan sebuah tema. Walaupun isinya berupa kumpulan berbaai artikel, diperlikan satu tema besar yang menjadi benang merahnya. berbeda jika blog kita tidak memiliki niche yang jelas. Segala macam tema ada di blog itu. Blog seperti itu bisa disebut blog personal. Dengan beberapa niche yang Pak Brian punya akhirnya beliau dapat menentukan beberapa tema besar yang bisa dibukukan. Masing-masing temanya adalah dunia menulis, dunia blogging, cerita pengalaman & opini, pendidikan, dan Traveling.

Kesimpulan:
  1. Menulis di blog bisa menjadi modal awal untuk membuat kumpulan tulisan kita menjadi buku. Jangan sampai kesulitan dalam ngeblog membuat kita menyerah dalam menulis.
  2. Menulislah dengan lepas tanpa beban 
  3. Hal biasa menurut kita, bisa jadi dianggap luar biasa oleh orang lain.




Senin, 15 Juni 2020

Kisah Guru Ngeblog di Wordpress ala Mr. Bams

 
Display Literasi Hari ini adalah kisah Guru Ngeblog di Wordpress ala Mr. Bams. Berikut profil  dari beliau;
Nama Lengkap: Bambang Purwanto, S. kom., Gr.
Nama Panggilan: Mr. Bams
Tempat/Tanggal Lahir: Bandung/6 April 1974
Pekerjaan: Guru tetap SMP Taruna Bakti
Alamat Rumah: perumahan lebakwangi  Asri RT 04 RW 13 Desa Lebakwangi Kec. arjasari Kab. Bandung Jawa Barat.
No. Kontak: 088809405468, 081322278305
Email pribadi: bangpurwa@gmail.com
Blog & Website: www.penamrbams.id
Instagram: @ayahnasalwa
Pendidikan Akhir: STMIK AMIKBANDUNG, jurusan Sistem Informasi
Hobi: Membaca Buku, Mendongeng, berorganisasi, catur
Nama istri: Euis Mulyati(ibu rumah tangga, pernah bekerja 18 leader SP PT. SMU/Wings)
Nama Anak: Salwa Nurkhalishah( SMAN 1 Banjaran Kelas XI)
Pengelola Taman Baca: Ketua TBM AS Lebakwangi

Pengalaman Organisasi

Ketua RW 13 Lebakwangi Asri, 2018-2023

Ketua Koperasi Bestari di Lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung, 2014-2017

Anggota Asosiasi Manajemen Bandung, 2015

Penasehat FTBM Kab Bandung, 2018-2021

Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat(FTBM) Kab. Bandung, 2013-2017

Sekretaris RW 13 Lebakwangi Asri, 2013-2016

Ketua TBM AS Lebakwangi, 2011-sekarang

Ketua RT 04 RW 13 Lebakwangi Asri, 2008-2011

Ketua Karang Taruna Sasak Dua Banjaran, 1991

Ketua OSIS SMAN Baleendah, 1991

Wakil Ketua OSIS SMAN Baleendah, 1990

Seksi Humas DKM At Tarbiyyah SMAN Baleendah, 1990

Ketua Kelas 1-7 SMAN Baleendah, 1989

 

Pengalaman Memberikan Pelatihan Mr. Bams

Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 1

Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 2

Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 3

Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 4

Kelas Membuat Blog Lanjutan Angkatan 1

Pelatihan pembelajaran jarak jauh dengan Google Form

Bercerita untuk Guru PAUD/TK

Motivasi Pelajar Sukses untuk pelajar dan umum

 

Prestasi dan Penghargaan Mr. Bams

Penerima Anugerah uru Inspiratif dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, 2019

Penerima Anugerah Guru Inspiratif dari Gubernur Jawa Barat, 2019

Penerima Anugerah Widya Pratama Kategori Penggerak Literasi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, 2019

Penerima Sabilulungan Award dari Bupati Kab Bandung bidang Penggerak Sosial dan Budaya, 2018

Juara 1 Pengelola TBM Tingkat Provinsi Jawa Barat, 2014

Juara 1 Pengelola TBM Tingkat Kabupaten Bandung, 2014

Juara 2 Pengelola TBM Tingkat Provinsi Jawa Barat, 2013

Juara 1 Pengelola TBM Tingkat Kabupaten Bandung, 2013

 

Mr. Bams mulai membuat Blog saat bekerja di SMP Taruna Bakti tahun 2008 dan membimbing eskul tentang blog tetapi masih memakai multiply. Dalam perjalanannya multiply tidak bisa dipakai lagi sehingga pindah ke wordprees. Kenapa Mr. Bams memilih ngeblog karena beliau senang menulis dan mendongeng. Maka sebagai sumber mendongeng harus banyak membaca buku. Tahun 2011 Mr. Bams membuat Taman Baca di rumah sendiri, dan sejak tahun 2012 taman Baca sudah mandiri. Tahun 2019 Mr. Bams mengikuti ajang Guru Inspiratif Ean Sukaesih 2019 dan berhasil masuk 6 besar serta mendapatkan penghargaan dari kepala Disdik Jabar Dan Bapak Gubernur.

 

Blog yang dikelola Mr. Bams

1. Mata Pelajaran TIK SMP Taruna Bakti yan dibuat 29 April 2015(https://tik2smptb.wordpress.com/)

2. Kelas 8E TIK SMP Taruna Bakti Tahun Pelajaran 2015-2016(https://tb8e1516.wordpress.com/

3. Kelas 8E TIK SMP Taruna Bakti Tahun Pelajaran 2016-2017(https://tb7d1617.wordpress.com/

4. Kelas 7B TIK SMP Taruna Bakti Tahun Pelajaran 2017-2018(https://tb7b1718.wordpress.com/

5. Taman Bacaan Masyarakat(TBM) AS Lebakwangi sejak tahun 2011(https://lebakwangimembaca.wordpress.com/

6.     Pengurus Rukun Wara(RW) 13 Lebakwangi Asri Periode 2018-2023 sejak tahun 2018(https://rw13lebakwangiasri.wordpress.com/

7. Pengurus Daerah FTBM Kab Bandung sejak tahun 2013(https://forumtbmkabbandung.wordpress.com/)

8.    Literasi SMP Taruna Bakti sejak tahun 2016(https://literasismptarbak.wordpress.com/

9.     Blog Pribadi Mr. Bams sejak Maret 2020(https://bepenamrbams.wordpress.com/

Tujuan Membuat Blog Ala Mr. Bams

  • Malu sebagai guru TIK tidak punya blog
  • Malu sebagai penggiat literasi tidak punya blog
  • Berbagi pengalaman
  • Menyimpan tulisan sepanjang zaman(bukan sepanjan hayat)
  • Menghasilkan rupiah

Apa saja isi dari blog kata Mr. Bams

1.     Isilah yang disukai. Senang menulis cerpen, tulislah cerpen. Senang menulis puisi tulislah puisi.

2.     Isilah yang bisa membantu oran lain, tidak hanya pengetahuan atau informasi. Mr Bams sedang mengembangkan sebuah blog yang mendukung kegiatan. Seperti yang dilakukan bersama Omjay.

Kesimpulan dari display literasi hari ini adalah

1.     sebagai Guru tantangan saat ini sangat luar biasa, membiasakan menulis adalah baian dari keterampilan yang harus diperlihatkan. Caranya dengan menulis diblog, mengirimkan tulisan ke media cetak(koran, majalah, media online)kemudian membuat buku.

2.     Buatlah blog yan dikelola sepenuh hati, tidak hanya memenuhi target. Akan tetapi, tumbuh kembangkanlah blog sehingga blog bisa menjadi cerminan pemiliknya

3.     berbagilah kebaikan dengan cara apapun, termasuk media blog.

4.     Setiap oran punya potensi yang luar biasa, maka galilah dan kembangkan

    Banyak orang yang bisa akan tetapi tidak semua orang mau melakukan sesuatu. Hidup ini akan selalu bahagia, karena bahagia diciptakan setiap saat. Buatlah tulisan agar dikenang sepanjang zaman.

 

Salam Literasi dari sipemula

Muhammad Afif, S. Pd., Gr.

 


Kamis, 11 Juni 2020

Belajar menulis ala Agung Pardini


Display Literasi hari ini adalah belajar menulis ala Agung Pardini, menjadi guru sejarah dan IPS sejak tahun 2001. Dalam waktu delapan tahun, setidaknya pernah mendapat kesempatan mengajar pada belasan institusi yan berbeda, mulai dari sekolah formal, bimbingan belajar, Program pengayaan Ujian, hingga pembelajaran Paket non-Formal atau PKBM. Sejak tahun 2008 hingga sekarang ini, Guru Agung aktif di lembaga kemanusiaan  Dompet Dhuafa untuk menjalankan amanah pengelolaan dana zakat, infaq, dan shodaqoh agar disalurkan menjadi program-program pemberdayaan di bidang pendidikan bagi kemajuan ummat. Mula-mula ia bertugas sebagai trainer pendidikan untuk melatih ribuan guru yang mengabdi di sekolah-sekolah marjinal di berbagai wilayah Indonesia.

Selain melatih para guru, bersama rekan-rekan satu timnya di Dompet Dhuafa, Guru Agung di beri beragam amanah untuk merancang dan mengelola program-program inovatif di bidang pendidikan yang berhasil menjangkau hingga 34 provinsi. Program-program tersebut antara lain:
  1. Pendampingan Sekolah dan Pengembangan Guru di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi di tahun 2008-2010
  2. Pendampingan Sekolah Berdaya di Sumatera Barat Pasca Gempa Bumi besar di tahun 2010-2012
  3. Pelatihan Guru cerdas Literasi di tahun 2009-2010
  4. Pengembangan Sekolah Cerdas Literasi di tahun 2010-2013
  5. Pendampingan SMK unggulan Bidang Alat Berat di tahun 2013
  6. Pendampingan Sekolah-sekolah diperbatasan Indonesia di tahun 2012-2013
  7. Pengiriman Guru-Guru SGI(Sekolah Guru Indonesia) keberbagai wilayah pelosok atau 3T di tahun 2014-2020
  8. Membentuk School of Master Teacher di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan NTB di tahun 2014-2020
  9. Mengembangkan alat ukur performa Sekolah yang disebut MPC di tahun 2012-2013
  10. Mengadakan diklat kepala sekolah: Milenial Leader di tahun 2019
  11. Membangun kerjasama penyelenggaraan kelas Magister Manajemen pendidikan Islam bersama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di tahun 2016-2018
  12. Mengembangkan model sepuluh Kepemimpinan Guru Indonesia dan Gerakan Transformasi Kelas Ajar di tahun 2018-2020


Saya adalah salah satu guru penerima kebermanfaatan program dari Dompet Dhuafa yaitu program School Of Master Teacher Wilayah Makassar. Ini adalah sertifikat atau semacam ijazah dari Sekolah Guru Indonesia yang dipimpin oleh Guru agung. Kita dibina agar semakin matang sebagai seorang guru.Selain itu, SGI berkomitmen melahirkan guru yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik, dan berjiwa kepemimpinan sosial. Tidak hanya itu, peserta SGI harus tetap menjadi penulis melalui pembuatan PTK.

Guru agung juga banyak menulis artikel diantaranya:
  1. Sekolah Berbasis Masyarakat pada jurnal Bogor, 17 Oktober 2009
  2. Mengajar Siswa Gemar Membaca pada Radar Bogor, 8 Maret 2010
  3. Pendidikan dalam Alienasi Birokrasi pada Koran Tempo, 16 Mei 2013
  4. Transformasi Kelas Ajar pada Republika, Januari 2020
Selain itu, Beliau juga telah banyak menerbitkan buku, menjadi pembicara(narasumber), dan pemateri pelatihan guru. Berdasarkan pengalaman Guru Agung yang bekerja  di lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa. Sudah terbiasa untuk mengajak para guru-guru yang mengabdi untuk menulis dan berkarya. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi guru-guru pelosok anatara lain:
  1. Gaya bahasa, ada beberapa istilah Bahasa Indonesia yang dimaknai secara berbeda di daerah
  2. Penggunaan komputer, banyak yang belum mengenal MS office
  3. Listrik, di beberapa wilayah hanya menyala dimalam hari
  4. Ejaan yang belum disempurnakan
Nah' cara mengatasi masalah diatas, salah satunya dengan model pendampingan intensif. Secara sabar para konsultan dan guru-guru relawan akan melakukan pendampingan dan bimbingan selama kurang lebih setahun. Ada beberapa ragam jenis kegiatan menulis dan berkarya yang diberikan kepada guru-guru di pelosok. Outputnya tidak harus buku, ada yang berbentuk PTK, jurnal, media pembelajaran, puisi, dll. Buku dengan judul "Temani Aku Meniup Mimpi", adalah kumpulan tulisan dari para guru terkait dengan inovasi pembelajaran yang telah mereka hasilkan, baik dalam bentuk inovasi, metode, maupun media pembelajaran. Kami sangat percaya bahwa menulis buat para guru adalah loncatan dan percepatan peningkatan kapasitas, kompetensi, dan rasa percaya diri. 

Kesimpulan dari belajar menulis hari ini adalah merangkai kata dalam bentuk tulisan bukanlah hal mudah. Harus sabar dan banyak membaca, Tulislah apa yang sering kita pikirkan, kita lakukan, dan yang sering kita katakan, dan menulis itu melatih ketajaman pikiran dan memperhalus budi pekerti.


Oleh: Muhammad Afif, S. Pd., Gr.




Selasa, 09 Juni 2020

Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku Bu Emi Sudarwati

Display Literasi Hari ini adalah berbagi pengalaman menerbitkan buku oleh Ibu Emi Sudarwati, S. Pd. Alumni Jurusan Bahasa Daerah IKIP Negeri Surabaya Tahun 1993 dan lulus tahun 1998. Mengajar di SMPN 1 Baureno sejak tahun 2005. Disamping aktif mengajar, juga telah menulis dan menerbikan beberapa karya sastra Jawa dan sastra Indonesia. Editor lebih dari 250 buku karya siswa dan guru Indonesia.

Penulis novel berjudul Ngilon(2014), novel Kinanthi (2017), Rona Hidup(2018), Petualangan Siswa Indigo (2019), Novel Sujud Sangisore Talang Mas, dan kumpulan Esai Menulis dan Menerbitkan Buku untuk keliling Nusantara dan Dunia (2019). Bergabung dengan Persatuan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (PERMADANI). Pengelola TBM Kinathi ini juga pimpinan Grup Patungan Buku Inspiratif, yang sudah menerbitkan hampir 400 buku ber isbn. Pada tanggal 28 Oktober 2015, mendapat penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur sebagai Guru Bahasa Jawa Kreatif. Pada tahun yang sama, juga mendapat penghargaan sebagai finalis Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional.

pada tahun 2016, sebagai juara III Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Bojonegoro. Pada tahun yang sama, juga sebagai juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional, kategori SORAK(Seni, Olah raga, Agama dan Muatan Lokal, dan Bimbingan Konseling). Prestasi ini mengantarnya berkunjung ke negeri Kincir Angin Belanda. Mempelajari sistem pendidikan yang ada di Universitas Windesheim dan Iclon Universitas Leiden. Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik di Hollan dan Nederlands. 

Tahun 2017, penulis diundang untuk mengikuti workshop Literasi di Kota Batam. Tidak ingin melewatkan kesempatan, beberapa peserta menyempatkan mampir ke negara tetangga, yaitu Singapura. Sehari di Kota Lion, melahirkan sebuah buku berjudul Dag Dig Dug Singapura. 

Tahun 2018, ratusan buku lahir dari grup Patungan Buku Inspiratif. Karena sejak tahun 2018 ini lebih banyak menerbitkan  SBGI dan SBSI, maka nama grup dirubah menjadi Penerbit Buku Inspiratif(PBI). Beberapa undangan dari daerah-daerah lain berdatangan. Akhirnya penulis berinisiatif, hanya menerima undangan sebagai nara sumber pada hari Sabtu-minggu atau Jumat sore. 

Tahun 2019, penulis mengawali terbitnya buku Kado Cinta 20 Tahun dan Haiku. Karya ini ditulis berdua dengan suami. Semoga dengan lahirnya buku tersebut, ikatan pernikahan penulis dengan suami semakin bahagia. Selanjutnya, di tahun yang sama Penulis ingin menerbitkan 2 buku tunggal dan beberapa buku patungan. Buku tunggal yang pertama berbahasa Jawa, yaitu pengalaman selama haji dan umrah. Sedangkan buku tunggal yang kedua adalah Menulis dan Menerbitkan Buku sampai Keliling Nusantara dan Dunia. Adapun untuk patungan, seperti biasa saja. Yaitu menulis bersama siswa SMPN 1 Baureno dan bersama grup Patungan Buku Inspiratif. Juga menulis bersama penerbit Pustaka Ilalang. 

Buku adalah bukti sejarah. Merupakan catatan bahwa kita pernah hidup di dunia ini. Oleh krena itu, saya ingin mengabdikan setiap jengkal perjalanan menjadi sebuah buku. Setiap karya pasti akan menemukan takdirnya sendiri. Semoga buku sederhana ini menginspirasi banyak orang.